Cerita tentang perempuan

Ada seorang terkenal mengatakan bahwa di balik keberhasilan seorang laki-laki ada seorang perempuan hebat. Pernyataan ini kemudian mendapat banyak protes. Yang memprotes rata-rata pejuang persamaan hak. Mereka mengatakan bahwa laki-laki dan perempuan tidak berjalan beriringan, yang satu di depan dan yang satu di belakang; tetapi berjalan berdampingan, bersisihan. Bahkan mereka mengambil dasar dari Kitab Suci, bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, artinya berada di samping, bukan di belakang.
Kemudian ada ungkapan lain. Ungkapan ini juga disampaikan oleh seorang tokoh terkenal. Tetapi saya lupa nama tokoh tersebut. Beliau mengatakan demikian, di balik pejabat yang korup, ada perempuan yang mata duitan, yang rakus, yang mendorong suaminya untuk mencuri. Wahhh, ungkapan ini sangat keras dan banyak yang melawan juga. Untunglah yang mengatakan ini seorang perempuan. Maka tokoh ini menyerukan agar para perempuan yang suaminya kebetulan adalah seorang pejabat, agar tidak rakus dan mata duitan. Karena akibatnya, suaminya bisa menghuni sel penjara bertahun-tahun lamanya.
Kisah keterpurukan seorang laki-laki karena perempuan, kisah keberhasilan laki-laki karena perempuan, kisah perempuan hebat, kisah perempuan nakal, rupanya sudah ada sejak jaman dulu kala. Kisah ini bukanlah cerita baru. Mari kita lihat beberapa sebagai contoh saja.

Para istri Salomo
Salomo adalah raja Israel menggantikan Daud. Salomo dikenal sebagai raja yang takut akan Tuhan dan memiliki kebijaksanaan yang luhur. Ketika Tuhan bertanya kepadanya tentang suatu permintaan, Salomo tidak meminta harta atau kemasyuran, tetapi dia memint hati yang bijaksana. Ini sungguh membanggakan Tuhan. Kebanyakan orang menyukai kekayaan dan kemasyuran, tetapi tidak dengan Salomo. Maka Tuhan, selain memberi kebijaksanaan, Dia juga memberi Salomo kekayaan dan kemasyuran.
Nah, kemasyuran Salomo ini menarik hati banyak perempuan. Jujur sajalah, perempuan mana yang tidak luluh hatinya kala berjumpa dengn lelaki yang baik hatinya, kaya dan terkenal. Sungguh lelaki idaman, karena biasanya laki-laki yang baik itu miskin. Karen miskin maka dia baik. Atau lelaki kaya tetapi tidak baik, sudah punya istri cantik, karena kaya masih suka melirik istri temannya. Ini jahat. Atau karena terkenal maka memanfaatkan keterkenalannya untuk kepentingannya sendiri. Salomo tidak seperti itu. Dia hatinya baik, terkenal karena arid dan bijaksana. Dia juga kaya dan termasyur. Sehingga banyak perempuan rela menjadi istrinya, entah istri yang keberapa, atau sekadar menjadi 'gundik'.
Jangan memprotes saya, mengapa Salomo bisa memiliki istri ratusan dan gundik ribuan, dan sekarang hanya boleh punya istri atau suami satu saja. Sudahlah, ikuti saja ceritnya.
Nahhh, istri-istri Salomo ini datang dari berbagai tempat. Ada yang dari Israel ada juga yang datang dari luar negeri. Ketika Salomo masih muda dan gagah, merek ini menurut banget kepada Salomo dan tidak menuntut yang macam-macam. Tetapi, ketika Salomo mulai tua, istrinya mulai berulah. Mereka mulai menuntut ini dan itu. Salah satunya, mereka menuntut agar Salomo membangun kuil untuk dewa-dewa yang mereka bawa dari negeri mereka, seperti Salomo membangun Bait Allah. 
Ternyata Salomo luluh hatinya. Dia tidak mampu menahan bujuk rayu istri-istrinya itu. Saya bayangkan bahwa istri-istrinya yang banyak sekali itu terus merajukmkepada Salomo agar dibangunkan kuil, agar ini dan agar itu. Maka Salomo menuruti mereka. ( saya bayangkan, yang memiliki pasangan satu saja repot apalagi memiliki banyak pasangan, kalau semu menuntut ya repot banget).
Tuhan tentu saja marah kepada Salomo. Dia marah karen Salomo berselingkuh. Bukan karena mencari istri lagi, tetapi karena dia menyembah dewa lain, karena dia membangun kuil bagindewa lain. Allah marah besar. Seperti yang sering dinyanyikan oleh Daud bapaknya, Allah itu adalah Allah yang cemburu, Dia tidak mau diduakan.
Kemaraham Allah ini diwujudkan dengan 'menghancurkan' kerajaan Israel. Tetapi, karena Allah menghormati Daud ayah Salomo, maka kerajaan itu tidak akan dihancurkan sampai akhir hayat Salomo. 
Ini satu contoh bahwa pasangan itu bisa menjerumuskan. Maka bersyukurlah kalau Anda memiliki pasangan yang baik, yang terus mendorong dan mendukung Anda untuk melakukan yang baik. Juga Anda sendiri, teruslah berpegangn kepada kekuatan Allah, karena hanya Dia yang sungguh memberi kehidupan.

Perempuan Kanaan
Contoh kedua adalah perempuan yang memiliki keteguhan iman yang kuat. Adalah seorang perempuan Yunani dari daerah Siro-Fenesia. Nah, ibu ini memiliki anak gadis yang sakit ayan. Kata orang jaman itu, sakit ayan disebabkan oleh setan yang merasuki anak tersebut. 
Nah ibu ini mendengar mengenai Yesus, bagaimana Dia membuat banyak mukjizat. Bagaimana Dia menyembuhkn banyak orang dan bagaimana Dia juga mengusir setan-setan. Maka ketika ibu mendengar bahwa Yesus lewat di kotanya, maka dia segera mendatangi Yesus. Tujuannya hanya satu, meminta agar anaknya disembuhkn dari sakitnya dan setan diusir dari dalam diri anaknya.
Ketika ibu ini datang, Yesus sedang duduk makan. Ibu ini mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya. Tetapi Yesus tidak mau mennggapi. Yesus tidak mau menyembuhkan anak perempuan dari ibu itu. Alasan Yesus sederhana. Yaitu, Yesus tidak diutus untuk menyembuhkan orang asing. Yesus hanya diutus kepada orang Yahudi saja.
Namun ibu itu tidak kehilangan harapan. Ibu itu terus meminta. Bahkan ketika Yesus memakai perumpamaan yang cukup kasar, ibu itu tidak menyerah. Ibunitu begitu yakin bahwa Yesus memiliki kuasa yang besar. Maka pada akhirnya Yesus memenuhimpermintaan ibu itu.
Ada satu catatan yang luar biasa yang saya pelajari dari ibu ini. Yaitu keteguhan imannya. Dia terus datang kepada Yesus meskipun dia ditolak. Dia tidak mundur sedikitpun meskipun Yesus seolah tidak memedulikan dia. Iman dan harapannya begitu kuat. Maka hasilnya adalah kesembuhan pada diri anaknya.
Saya yakin sekali, jika keluarga-kelurga memiliki anggota yang beriman begitu besar kepada Tuhan, pasti keluarga itu akan baik-baik saja. Mungkin mereka kekurangan uang, mungkin mereka hidupnya pas-pasan, tidak memiliki mobil, tidak memiliki tabungan yang besar; tetapi mereka memiliki hidup yng tenang karena semua disandarkan kepada Tuhan.
Mereka yg memiliki harapan dan iman yg besar kepada Tuhan, hidupnya jauh lebih tenang. Tidak mudah marah, tidak mudah kecewa, meskipun mereka mengalami banyak kesusahan dan penghinaan. Kita bisa belajar banyak dari perempuan Yunani ini.

Hong Kong, 13 Februari 2014, 00:03

Comments

Ketut Astiti said…
Romoooooooo......hatur nuhun saestu.sanget. :). Renungan ini sungguh2 mmberi daya, agar selalu berserah pada Tuhan. Terimakasih, Mo.
MoRis HK said…
Thanks Ketut
Gimana ngawi, kena dampak kelud apa tidak?
Ketut Astiti said…
Kena dampaknya, Mo. Abu vulkanik mengguyur. Tebalnya sekitar 2 cm dr tanah. Hoooooo ...

Popular Posts